Sudah dua hari ini kota ku dilanda hujan awet (rintik-rintik continue) hehe terhitung dari hari senin(25/06) lalu,alhasil membuat tubuh ku pun ikut drop karena cuaca yang dingin dan mengundang flu berat ku datang.
Sebetulnya setiap hari hidung ku ini selalu keluar cairan seperti flu, yang disebabkan karena memang alergi debu.Jadi kalau mau beres-beres rumah harus tuh pake masker. Kadang masker yang di pake nggk cukup satu. Bisa dua lapis masker . Hihihi...
Bukan alergi debu saja, cuaca dingin atau terkena air pun hidung ku ini sangat sensitif. Dia mudah peka cuy.. nggk kaya hati hahah...
Hari ini hari kedua saya izin nggk masuk kerja, kemarin saya sudah datang ke klinik pemeriksaan ke dokter dan membuat surat keterangan dari dokter, hasil pemeriksaan dokter bilang radang tenggorokan(tenggorokan merah), demam, telinga sakit efek suhu badan panas.
Dan dapatlah bingkisan yang nggk disangka-sangka yaitu permen pahit(obat). Jumlah nya nggk sedikit tapi banyak banget. Siapa sih yang mau sakit. Kita lihat satu kaplet obat aja sudah banyak. Apalagi di kasih tiga kaplet obat.
Yaudah lah.. terima asal bisa sembuh.
Besok(28/6) semoga bisa lekas sehat. Karena akhir bulan. Sudah di kejar deadline laporan kantor. Yang keinginan hati sebenernya masih mau istirahat. Hehe..
See you in tomorrow.. semoga fit fit fit lagi
Sehat itu mahal.. Sudah hampir satu minggu kami harus bolak balik rumah,rumah sakit.dikarenakan nenek saya hari minggu lalu (13/05) harus di opname. kurang lebih sudah satu bulan nenek demam dan panas tinggi ternyata ia mengidap penyakit yang sudah lama ia deritakan yaitu gula darah. jadi sekarang sakit nya kambuh dan menyerang salah satu jari kaki nya. Dulu nenek juga pernah mengidap penyakit ini dan harus kehilangan jari kaki telunjuk nya yang sebelah kiri. dan lagi-lagi kemarin dia kehilangan jari kaki tengah nya yang sebelah kanan. Qodarullah.. tidak ada yang bisa menebak dan memastikan takdir Allah. Kita harus terima setiap apa yang sudah menjadi takdir Nya. Malam pertama ramadan bada sholat tarawih dan tadarus saya dan bapak pergi ke rumah sakit. Ibu sudah duluan dirumah sakit karena berhalangan untuk sholat dan tidak bisa melaksanakan puasa esok hari nya. Bertepatan malam itu Ibu mendapat jadwal tidur di rumah sakit. Sudah beberapa kali mengunjungi rumah sakit, Be...
Komentar
Posting Komentar